Tampilkan postingan dengan label Sentani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sentani. Tampilkan semua postingan

Festival Danau Sentani Resmi Ditutup

Posted by Gilang Biantara Senin, 09 Juli 2012 0 komentar
KOMPAS/ADI SUCIPTO Tarian perang, felabhe, membuka Festival Danau Sentani V di Kholkhote Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua Selasa (19/6/2012). Tarian itu diikuti total 500 orang dari 24 kampung.

SENTANI, KOMPAS.com - Festival Danau Sentani (FDS) resmi ditutup pada Sabtu (23/6/2012) oleh Bupati Jayapura Jansen Monim. Festival budaya yang bertempat di Pantai Khalkote, Danau Sentani, Kabupaten Jayapura ini  merupakan ajang tahunan yang kelima kali dan berhasil menyedot hampir 100 ribu wisatawan.

"Tahun ini, jumlah pengunjung mencapai 97.835 orang dengan perputaran uang terjadi selama festival Rp 5,4 milyar," kata Jansen dalam sambutan penutupan FDS V.

Hanya saja, lanjut Jansen, dalam perjalanan penyelenggaraan, FDS mengalami perkembangan yang tak berimbang terutama sektor kerajinan dan seni. Sehingga, katanya, perlu dukungan dari pemerintah maupun swasta. "Kerajinan khas Papua dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Pantai Khalkote bisa menjadi pusat seni dan kerajinan. Sehingga bisa berdampak pada ekonomi rakyat," tuturnya.

Ia menambahkan, Pantai Khalkote dapat dikembangkan menjadi pusat seni dan kerajinan khas Papua. Sebab, lanjutnya, Pantai Khalkote yang berada di tepi Danau Sentani dekat dengan akses transportasi yaitu Bandara Sentani dan akses ke pemerintahan yaitu Kota Jayapura juga mudah "Tari perang Felabhe yang ditampilkan di pembukaan mirip seperti Tari Kecak di Bali. Tarian ini dapat menjadi daya tarik dan promosi untuk Festival Danau Sentani ke depan," jelasnya.

Di FDS, pengunjung dapat melihat berbagai tradisi khas Papua. Seperti cara pembuatan sagu secara tradisional, anyam rambut keriting, lomba dayung, suling tambur, dan pertunjukan tradisi lainnya.

Belum lagi aneka suguhan tari-tarian tradisional. Pilihan lain adalah berwisata kuliner di sepanjang tepi danau yang menjadi tempat festival.  Para wisatawan dapat mencicipi aneka makan an khas seperti papeda sampai mencoba pinang sirih kegemaran orang Papua. Pengunjung juga diajak menikmati tur wisata berupa tur Danau Sentani, tur kanal, dan tur kota Sentani.

Aneka kerajinan khas Papua seperti batik Papua dan noken juga dapat dibeli di festival ini. FDS berlangsung mulai tanggal 19-23 Juni 2012. Jika Anda terlewatkan FDS tahun ini, Anda dapat mengikuti festival tersebut tahun depan. FDS kali keenam menurut rencana diselenggarakan pada 19 Juni 2013.


View the original article here


Baca Selengkapnya ....

Yuk, Nonton Perang-perangan di Danau Sentani

Posted by Gilang Biantara Senin, 25 Juni 2012 0 komentar

 


Festival Budaya Danau Sentani kembali digelar pada 19-30 Juni 2012. Tahun ini menjadi kali kelima penyelenggaraan festival tersebut. “Ini merupakan pesta budaya rakyat yang berbasis masyarakat,” ungkap Bupati Jayapura, Jansen Monim, pada konferensi pers Festival Budaya Danau Sentani, di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Rabu (13/6/2012).


Festival tersebut akan menampilkan tiga acara utama yaitu menari di atas perahu yang diikuti sekitar 1.040 peserta dari 26 kampung adat (ondoafi), berperang di atas perahu yang diikuti 600 peserta dari 20 ondoafi, dan parade di atas perahu maupun di darat, serta upacara sakral masyakarat Sentani.

“Secara kemasan, ada yang baru di tahun ini. Misalnya jalan di atas bara, lalu semakin banyaknya keterlibatan suku Asmat yang tampil di event ini. Juga peperangan di atas danau,” tutur Direktur Promosi Dalam Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, M. Faried.

Saat ditanyakan mengenai keamanan di Papua, Jansen menjamin keamanan di kawasan Kabupaten Jayapura, terutama Danau Sentani. “Di Jayapura tidak ada kerusuhan dan penembakan. Jadi saya jamin aman di Jayapura,” tutur Jansen.

Dalam rangka penyelenggaraan Festival Budaya Danau Sentani tahun ini, pihaknya telah mempersiapkan hotel yaitu 8 hotel berbintang di Kota Jayapura dan 1 hotel berbintang di Kabupaten Jayapura.  


Baca Selengkapnya ....

recent post

TEMPLATE CREDIT:
Situs Booking Online Hotel di Garut - Original design by Bamz | Copyright of Puncak Darajat.